Rabu, 19 Mei 2010

3 idiots

Semua berawal dari 2 orang sahabat yang terlebih dahulu menonton film ini dan slalu bercerita hebohh. Setiap kali mereka membicarakan tentang film ini, semakin membuat saya penasaran dengan film ini. Awalnya saya mengira film ini merupakan sebuah film mengenai 3 orang bodoh, karna hanya melihat judulnya saja. Namun ternyata film ini merupakan sebuah film yang menceritakan tentang persahabatan 3 orang mahasiswa di sebuah kampus ICE.

3idiots

3 mahasiswa cerdas ini berusaha mengubah tradisi india dimana bahwa setiap anak yang baru lahir akan langsung di cap untuk memiliki status. Jika anak laki-laki, maka ia harus menjadi insinyur, sementara jika anak perempuan maka harus menjadi seorang dokter. Bagi mereka yang terpenting bukanlah tradisi, namun menggapai mimpi mereka. Hal ini adalah yang di ajarkan Rancho kepada 2 sahabatnya Raju dan Farhan.

Rancho memang merupakan mahasiswa yang luar biasa, dia dikenal sebagai mahasiswa yang memiliki orang tua kaya raya. Namun ternyata Rancho bukanlah Rancho yang sesungguhnya, ia hanya ingin menuntut ilmu dan menggantikan Rancho yang asli untuk mendapatkan ijazah ICE dan menghilang setelah lulus ICE. Karna tiba-tiba menghilang bagai di telan bumi, maka hal ini membuat Raju dan Farhan mencari Rancho dan mengungkan jati diri Rancho.

Sakit gigi bukanlah penyakit yang sepele

Hari ini saya memiliki pengetahuan baru akibat sakit gigi yang saya rasakan beberapa minggu ini. Pengetahuan baru yang saya dapatkan sangat membuat saya terkejut. Selama ini saya selalu menyepelekan sakit gigi, dan hanya berkunjung ke dokter gigi apabila saya sudah merasakan sakitnya seperti saat ini. Ternyata sakit gigi tidak hanya dapat menganggu aktivitas sehari-hari, namun sakit gigi dapat juga menyebabkan kematian. Mendengar hal tersebut sangat membuat saya shock, bagaimana sakit gigi dapat menyebabkan kematian????


Salah satu masalah serius yang mungkin timbul akibat gigi berlubang adalah gangguan jantung. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Kuman yang bersarang pada gigi yang berlubang bisa menembus ke pembuluh darah, dan akhirnya mengumpul di jantung. Penelitian menunjukkan, bakteri yang terikut aliran darah bisa memproduksi sejenis enzim yang mempercepat proses pengakuan dinding pembuluh darah, sehingga pembuluh darah menjadi tidak elastis (aterosklerosis).

Selain itu, bakteri juga bisa menempel pada lapisan lemak di pembuluh darah. Akibatnya, plak yang terbentuk menjadi makin tebal. Semua kondisi ini menghambat aliran darah ke jantung. Hal ini berarti penyaluran sumber makanan dan oksigen ke jantung juga tersendat. Jika berlangsung terus, jantung tak akan mampu berfungsi secara baik. Maka terjadilah penyakit jantung yang ditakutkan banyak orang.

Kenyataan ini diperkuat dengan beberapa bukti yang dilaporkan oleh penelitian lain (1998-2003) di Inggris, Amerika, Swedia, Jerman, dan Kanada, yaitu penderita penyakit jantung yang juga menderita penyakit gusi mempunyai risiko meninggal 2 kali lebih besar daripada yang tidak menderita penyakit gusi. Untuk penderita penyakit jantung yang menderita penyakit gusi dan punya kebiasaan merokok, risikonya meningkat hingga 60%.