Tampilkan postingan dengan label story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label story. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Mei 2010

Unforgettable moment

ice skating..
mungkin kata ini kurang dikenal bagi kebanyakan masyarakat indonesia, namun di negara barat yang memiliki musim salju, kata ini sangat tidak lah asing. Wajar apabila masyarakat Indonesia kurang mengenal istilah ini, karena di Negara Indonesia tidak terdapat musim salju dimana ice skating ini dapat dilakukan. Namun saat ini istilah tidak dapat melakukan ice skating di Indonesia sudah tidak dapat dikatakan lagi, karena ada pusat pembelanjaan yang menyediakan arena ber-ice skating seperti taman anggrek.

Hari ini, untuk pertama kalinya saya mencoba olahraga ini. Hanya berbekal pengalaman pernah bisa memainkan roller blade disaat kecil, saya pun memberanikan diri. Ternyata...bagi saya, ice skating berbeda dengan roller blade. Mungkin karna dimainkan diatas bekuan es, maka sangat lah licin untuk memainkanya, berbeda dengan roller blade yang dimainkan di jalan-jalan yang tidak mudah licin. Selain itu, Ice skating tidak memiliki rem di skatenya, sehingga membuat saya takut apabila meluncur dengan kencang. Untunglah saya pergi bermain ice skating dengan orang yang sudah bisa memainkanya, sehingga saya dapat dituntun pada awal memainkanya.

Satu jam pertama, saya sangat jauh dari kata "jatuh", namun mungkin benar kata orang-orang bilang "belum bisa dibilang main ice skating kalo belum merasakan yang namanya jatuh". Akhirnya saya pun mengalami hal itu sebanyak 3x ditambah ditabrak oleh skater lainya hingga jatuh. Ini merupakan pengalaman yang sulit dilupakan bagi saya, dan membuat saya ingin memainkannya lagi di lain waktu. Satu tips dari saya untuk kalian yang akan mencoba ice skating. Pergunakanlah jaket, sarung tangan dan terutama celana berwarna gelap. Mengapa celana berwarna gelap?? karena apabila kalian jatuh, tidak terlalu kelihatan basah di bagian celana.

Sayang di arena sky ring dilarang membawa kamera, jadi ga bsa mengabadikan moment saat berselunsur di es ^^

Rabu, 12 Mei 2010

Kapan KRL indonesia seperti Jepang yah??

Sebagai mahasiswa yang menuntut ilmu di kota sebrang, saya harus menggunakan transportasi yang kebanyakan masyarakat gunakan, yaitu kereta listrik (KRL). Sebetulnya masih ada alat transportasi lain yang bisa saya gunakan seperti angkutan umum dan bis, namun KRL merupakan alat transportasi termurah, termudah dan tercepat. Namun fasilitas KRL di Indonesia masih sangat minim, apalagi ketepatan waktunya. Sudah 3 hari ini jadwal KRL bogor-jakarta (PP) sangat kacau balau, banyak KRL yang terlambat bahkan dibatalkan. Hal ini membuat calon penumpang menumpuk di peron-peron setiap stasiun, dan KRL pun sangat susah untuk digunakan karena jumlah penumpang sudah sangat melebihi kapasitas, tidak hanya sampai bergelantungan di pintu-pintu masuk, namun sampai atap kereta terisi penuh oleh penumpang. Padahal hal ini dapat menyebabkan beberapa resiko seperti terjadinya kecelakaan dan membuat penjahat-penjahat seperti pencopet memiliki kesempatan yang sangat besar.
Andaikan KRL di indonesia dapat meningkat fasilitasnya seperti KRL yang berada di negara teknologi seperti jepang yang memiliki kereta tercepat, mungkin KRL akan jauh sangat nyaman untuk digunakan untuk waktu yang sangat panjang.

Selasa, 16 Maret 2010

Demi crocs rela antri berjam-jam

kemarin sahabat saya berniat mengajak pergi ke senayan city untuk membeli crocs, dia bilang hari ini untuk mendapatkan crocs yang kebetulan sedang sale di senayan city, pembeli harus rela antri dari lantai 5, sedangkan sale crocs sendiri berada di lantai 8. Bagi saya kata-kata itu sangat mengejutkan, tak terbayang rasanya mengantri dari lantai 5 ke lantai 8. Namun ternyata pada hari ini, saat sahabat saya pergi ke senayan city untuk membeli crocs, antrian untuk mendapatkan crocs pun dimulai dari lantai 3, hal tersebut membuat saya ingin mengurungkan niat untuk pergi kesana. Namun pada akhirnya saya pun pergi ke senayan city juga. Ternyata di hari yang sama, namun berbeda jam, antrian pun berbeda panjangnya. Saya yang kebetulan sampai di senayan City jam 4 sore,hanya harus mengantri mulai dari lantai 4 dan antrianya pun cepat, tidak harus menunggu lama, berbeda dengan sahabat saya yang sampai senayan city jam setengah 10 pagi. Antrian yang sedang saya lakukan berbeda dengan yang saya bayangkan sebelumnya. Antrian ini tidak perlu berdiri, jadi petugas sudah mepersiapka kursi untuk duduk para pengantri, dan antriannya pun dijaga ketat oleh security, terutama pada saat antrian perpindahan lantai.

Saat sedang mengantri, salah satu petugas bercerita kepada saya, pada saat pukul 11 siang tadi antrian mencapai luar senayan city, saya pun benar-benar terkaget saat mendengar cerita tersebut. Ternyata Crocs mempunyai penggemarnya tersendri, hingga rela antri berjam-jam untuk mendapatkan crocs. Saya berharap penggemar-penggemar tersebut terpuaskan dengan barang-barang yang dijual dalam sale ini.